The Diary Game [April 15, 2021] Mengurus SKCK di Mapolres Lhokseumawe


IMG_20210415_103527.jpg

SEPERTI yang saya sampaikan kemarin, hari ini saya masih lanjut mengurus berkas anak saya yang diperlukan untuk mengurus beasiswa. Pagi ini kami akan ke Mapolres Lhokseumawe untuk membuat SKCK. Teman-teman yang seangkatan saya, kita dulu mengurus surat yang sama, tapi namanya SKKB.

Sekarang disebut dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK dan dulu di era saya disebut dengan Surat Keterangan Kelakuan Baik. Kedua surat ini intinya menerangkan jika kita tidak tercatat dalam catatan criminal kepolisian setempat.

#
IMG_20210415_103550.jpg

IMG_20210415_104437.jpg

IMG_20210415_103520.jpg
Ruangan tempat mengurus SKCK di Mapolres Lhokseumawe. Bersih dan nyaman.

Saya dan kedua anak saya tiba di Mapolres Lhokseumawe sekitar jam 09.20 WIB. Saya sempat salah ruangan. Saya kira untuk keperluan mengurus SKCK itu masih di tempat yang sama, ternyata sekarang sudah pindah ke depan, dekat pintu keluar polres.

Saya sempat menghubungi salah satu kenalan dan memintanya mengantar kami ke ruangan pembuatan SKCK tersebut. Di sana kedua anak saya diberikan formulir identitas diri. Mereka harus mengisi form tersebut karena baru mengurus SKCK untuk pertama sekali.

IMG_20210415_134123.jpg

IMG_20210415_134118.jpg

IMG_20210415_134113.jpg
Lagi asyik, jangan diganggu.

Prosesnya lumayan cepat. Setelah mengisi formulir, anak saya diminta untuk diambil sidik jarinya. Itupun berjalan cepat. Kurang dari setengah jam kedua anak saya sudah mengantongi SKCK. Bentuknya seperti ijazah atau sertifikat.

Dari sana kami ke Kantor Pos di pusat kota untuk membeli materai 10 ribu. Anak kedua saya katanya membutuhkan materai dalam berkas yang harus ia lampirkan.

Setelah dari kantor pos kami kembali ke rumah. Cuaca begitu terik. Dari dalam kendaraan yang berpendingin udara saja, masih terasa teriknya matahari di luar. Tidak terbayangkan mereka yang naik sepeda motor dan tanpa mengenakan baju pelindung. Pastilah kulitnya perih terbakar sinar matahari siang itu.

Lebih lagi dalam kondisi berpuasa. Kondisi terik seperti ini semkain membuat kita dehidrasi. Karena itu kita hrus menghindari terlalu banyak beraktivitas di luar rungan.
#

IMG_20210415_132556.jpg

IMG_20210415_132553.jpg
Lagi asyik nonton berdua para bocil ini.

Sampai di rumah sudah hampir adzan Dzuhur. Dua anak-anak saya yang kecil sedang asyik menonton di gadet. Mereka tiduran di dekat pintu seperti dua ekor anak kucing rebahan. Entah film apa yang mereka tonton, mereka tampak begitu serius. Keduanya saling diam, tak bersuara. Menyimak dengan seksama.

Berselang beberapa saat, mereka ganti perangkat. Tadi pakai perangkat Oppo. Sekarang ganti ke tablet Apple. Sepertinya mereka tak puas dengan gambar dalam ukuran kecil. Mereka pun semakin bersemangat.

Saya merekam banyak sekali foto-foto mereka ketika keduanya asyik menonton. Menurut saya ini cukup lucu.

Demikian cerita diary saya hari ini. Salam betterlife, salam happy steem.

Zainal Bakri


Comments 4


ayah yang baik.... aneukkk [bayangkan teriakan di lantai 3 ruko di Beurawe 12 tahun lalu] ha ha ha ha, pokok jih bereh @zainalbakri

19.04.2021 15:40
0

Hahahaha

19.04.2021 16:00
0

Postingan ini telah dihargai oleh @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info tentang Steemit dan kontes.

Anroja

20.04.2021 22:41
0

terima kasih

[WhereIn Android] (http://www.wherein.io)

21.04.2021 04:39
0