Tuhan, Terima kasih Kau tlah anugerahkan cinta ini


daisies-712892.jpgSumber
Tuhan, Terima kasih Kau tlah anugerahkan cinta ini
Namun, dapatkah aku ikhlaskan separuh hati ini?

Serpihan debu yang berdersir telah melekat di ujung sanubari,
Yang perlahan menggoreskan luka sedikit demi sedikit.
Kala sebuah keikhlasan hati manusia menemui batasnya,
Timbulkan rasa sesak dan bara di bathin yang terus siksa.

Air mata bukanlah jalan keluar, melainkan hanya kamuflase belaka
Tuk coba ingkari kemunafikan diri akan arti sebuah ketulusan cinta.

Salahkan aku akan hal ini?
Kala gejolak jiwa telah hempaskanku jauh
Jauh melewati batas keinginan dan kemauan
Dari sebuah hati dan jiwa manusia.

Tuhan telah anugrahkan segumpal cinta di relung jiwa.
Untuk hembuskan angin kehidupan di alam fana ini.
Dan rasakan hausnya akan keinginan untuk dicintai dan pula mencintai.

Ketika hati “berteriak” dan tak sudi, dengarkanlah.
Yang mengunci semua kebungkaman dan kehampaan dari cinta.
Namun, manusia akan tak berdaya menghadapinya.
Dan terseret pada ego yang akan membutakan hati nurani.

Ini bukanlah akhir dari cerita cinta.
Melainkan hanya sebuah permulaan.
Yang perlahan akan menguatkan bathinmu.
Dan mengajarimu, Akan arti sebuah keikhlasan.


Comments 0