Mahasiswa Belajar dan Mengabdi di Daerah Bencana


01.jpg
Mahasiswa yang akan berangkat ke Majene, berdoa di Kampus Bukit Indah.


Rektor Universitas Malikussaleh, Dr Herman Fithra Asean Eng melepaskan 10 relawan mahasiswa yang akan diberangkatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Minggu (21/3/2021) di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe.

Kesepuluh mahasiswa itu adalah Benny Murdani (Sosiologi), A Riski RM (Pendidikan Bahasa Indonesia), Zulkipli Pohan (Teknik Mesin), Zulkarnaini (Teknik Mesin), M Harie Rizki Lubis (Ilmu Hukum), Febri Robiatun Adwiyah (Sistem Informasi), M Althaf Kiram (Teknik Informatika), Windy Cintia Putri (Agroekoteknologi), Mustafa Kamal (Akuntansi), dan Sayyidina Farline (Administrasi Bisnis).

Sebelumnya pada Selasa (16/3/2021), mahasiswa tersebut telah diberikan pembekalan untuk kesiapan berangkat ke Sulawesi Barat tersebut.

Rektor Herman Fithra Asean mengatakan, mahasiswa tersebut akan berangkat melalui Medan menuju Makassar dan setelah itu mereka akan berangkat ke Majene melalui jalan darat.

"Semua peserta telah dilakukan swab antigen di Fakultas Kedokteran hari ini dan dinyatakan bebas Covid-19. Ini yang pertama Unimal memberangkatkan mahasiswa sebagai pekerja kemanusian sekaligus kuliah di kampus lain. kegiatan ini sudah dilaporkan ke Dirjen Dikti. Alhamdulillah mereka memberikan apresiasi," katanya.

Herman menyebutkan, Unimal akan selalu mengirimkan mahasiswa ke daerah bencana sekaligus untuk kuliah di perguruan tinggi setempat. Kegiatan ini merupakan salah satu konsep Kampus Merdeka Merdeka Belajar (KMMB).

"Kita harapkan kepada 10 relawan yang berangkat hari ini bisa menjaga diri, jaga kekompakan, sering koordinasi dengan bagian kemahasiswaan, dan jaga nama baik kampus serta di utamakan kedisiplinan dengan menerapkan protokol kesehatan di lokasi bertugas nantinya, harapnya.


PHOTO-2021-03-21-13-55-36_2.jpg


Kegiatan pelepasan itu diakhiri dengan doa bersama serta penyuapan nasi ketan yang dilakukan Rektor Unimal, Dr Herman Fithra kepada 10 relawan mahasiswa.

Sebagaimana diketahui bahwa Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat diguncang gempa berkekuatan 6,2 SR pada tanggal 15 Januari 2021. Bencana itu menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, sehingga terpaksa tinggal di kamp pengungsian.

Menurut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr Baidhawi, mahasiswa yang dikirimkan ini merupakan bagian dari implementasi Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

“Terdapat delapan skema pembelajaran di luar kampus yang dapat dipilih oleh mahasiswa, salah satunya adalah menjadi relawan dalam proyek kemanusiaan,” terangnya.

Adapun tujuan dari menjadi relawan kemanusiaan ini adalah melatih mahasiswa memiliki kepekaan sosial untuk menggali dan menyelami permasalahan agar dapat diselesaikan sesuai dengan minat dan keahliannya yang dimiliki serta menjadikan mahasiswa paripurna yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika.

“Para mahasiswa tersebut akan berada selama satu semester di lokasi bencana. Selama bertugas para mahasiswa harus tetap berkoordinasi kampus (Unimal) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) daerah setempat dalam membuat program yang akan dilakukan di lapangan,” pungkas Baidhawi.[]


03.jpg


Comments 0