Kabut Perang dan Kebenaran yang Tersembunyi


Perang selalu menyisakan banyak kisah, perang juga menenggelamkan banyak kisah, mengaburkan fakta, menampilkan propaganda. Kabut Perang, sebuah novel yang berbicara tentang itu.

Novel ini ditulis oleh Ayi Jufridar, diterbitkan oleh penerbit Universal Nikko pada 2010. Saya beruntung memperolehnya satu lengkap dengan tanda tangan sang penulis sebagai tanda mata.

Kali ini saya tidak mengulas novel setebal 356 halaman ini, hanya menukil kembali apa yang telah disampaikan banyak orang tentang keistimewaannya, termasuk sudah diulas sendiri oleh penulisnya di sini, beberapa waktu lalu.

kabut perang.jpg
Novel Kabut Perang karya Ayi Jufridar

Elizabeth F Drexter, Director of Peace and Justice Studies, Michingen State University, Amerika Serikat, penulis buku Aceh, Indonesia Securing the Insecure State mengomentara novel ini sebagai sebuah karya yang berkonstribusi sangat penting bagi masa depan daerah-daerah yang pernah terjadi konflik. Ia juga menyarankan agar novel ini dibaca banyak orang.

Kurnia Effendi, penulis memoir Hee Ah Lee, The Four Finger Pianist, menilai novel Kabut Perang karya Ayi Jufridar ini sebagai catatan penting psikologis putra Aceh, yang mengisahkan tentang situasi perang yang seakan begitu dekat dengan dirinya.

Antropolog Universitas Malikussaleh, Teuku Kemal Fasya juga menilai novel ini memiliki dilemma konflik, dalam narasi yang tidak membosankan. Tidak ada kisah hitam putih, lebih banyak yang terpilin-pilin, seperti juga prahara anak manusia di mana saja berada.

Sementara penghayat budaya massa, Veven Sp Wardhana menilai, meski novel ini tidak menyebutkan suatu tempat, kecauli kata-kata, konflik, senjata, merdeka, gerakan, senapan dan sejenisnya, namun dari kisah yang digambarkan, kita sangat tahu kisah itu terjadi di mana.

kabut perang2.jpg
Buah tangan dari penulis

Berlanjut ke Linda Christanti, wartawan dan sastrawan yang memberi komentar bahwa, novel ini mengisahkan perang dari jarak dekat, begitu hidup, menggugah, cemerlang dan membuat kita tidak menginginkan perang lagi di mana pun, atas nama apa pun.

Begitu juga dengan Putra Gara, penulis novel Samudera Pasai yang memberi komentar: Tragis dan dramatis, sangat menyesakkan dada membaca novel ini yang mungkin bisa saja diilhami dari kejadian nyata.

Novel Kabut Perang ini ditulis dalam 21 bagian cerita, membaca kesemau judul dari bagian cerita itu saja kita bisa memahami bagaimana kisah di dalamnya. Kisah yang membuat kebenaran terkubur di daerah perang, yang oleh Ayi Jufridar sendiri dikatakan sebagai kebenaran yang tersembunyi di balik kabut, karena para kombantan meneriakkan kebenaran di ujung senapan masing-masing.

Kesemua bagian cerita itu adalah: Berawal dari bom rakitan, Orang-orang sekitarku, Orang-orang baru, Pucu-pucuk baru, Mereka tidur di bawah langit, Kabut di pengungsian, Tangan di balik kabut, Kabut perampokan, Petrus dan mobil hantu, Kabut kematian, Hercules diselimuti kabut, Kabut di antara dua warna, Kabut penghadang, Lorong gelap, Serpihan rembulan di balik kabut, Ruangan berkabut, Kabut di mata Yoshimi, Pedagang keliling, Ciuman panas di bawah matahari meranggas, Wajah tertutup kabut, dan Perjalanan terakhir.


Posted on RealityHubs - Rewarding Reviewers


Comments 1


Hello, @isnorman! You just received a vote from realityhubs curation account. Thanks for publishing your awesome review with the RealityHubs tag. Use the RealityHubs interface www.realityhubs.com to publish your reviews and receive greater rewards.

You can also delegate to our curation account (@reality.curate) to get a daily RHB reward. For more information, click here. To delegate, use any of the links below:
50SP,100SP,150SP,200SP,250SP,300SP,500SP,1000SP,1500SP,2000SP,50000SP,100000SP.
Customize

Do you want to get 400,000 RHB delegated to you to reward fellow awesome reviewers on the platform? Click here to learn how to apply for a delegation.

We love to see great reviews like yours and we look forward to seeing more awesome reviews from you.

Cheers!

RealityHubs Team


Posted on RealityHubs - Rewarding Reviewers

09.11.2019 20:30
0