Perlunya Membuat Karya Tulis Dalam Bahasa Indonesia


Sumber gambar : google.com

Dengan tangan agak gemetar dan perut agak kembung saya mencoba menulis artikel ini.

Suatu ketika, ada sebuah artikel yang dibuat oleh seseorang yang berprofesi sebagai penerjemah bahasa Inggris dan ditayangkan dalam sebuah blog bersama grup penerjemah. Artikel itu menarik, dan berisi mengenai perlunya mempelajari Bahasa Indonesia dengan baik. Dalam artikelnya ia menceritakan sebuah wejangan penerjemah senior kepada sang penulis untuk mempelajari Bahasa Indonesia sebelum terjun ke dalam dunia penerjemahan.

Sang senior berkata bahwa dalam dunia penerjemahan perlu sekali untuk mengenal bahasa ibu dan bagaimana menggunakannya dengan baik. Tidak perlu menjadi ahli bahasa untuk mempelajarinya, cukup pelajari kaidah-kaidah umum yang sudah menjadi baku dalam berbahasa. Ini yang nantinya menjadi bekal dalam dunia penerjemahan, karena nantinya dalam menterjemahkan bahasa asing ke dalam bahasa ibu nanti perlu diperhatikan perbandingan budaya, tata bahasa serta kosa kata antara bahasa ibu dan bahasa asing yang menjadi sasaran penterjemahan.

Saran tersebut di atas kiranya juga berlaku pada menulis artikel di platform blockchain Steem atau Steemit. Seringkali saya secara pribadi tidak terlalu mengindahkan saran itu, bahkan lebih memfokuskan bagaimana menulis dalam bahasa Inggris dengan baik. Alhasil, saya kelimpungan dan kesulitan ketika menulis dalam bahasa Inggris. Suatu perbuatan yang naif, karena secara kasat mata , sebagai non-native speaker yang hanya bermodalkan pelajaran bahasa Inggris dari SMA, kursus dan YouTube berani menulis bahasa Inggris yang tidak begitu saya kuasai.

Lambat laun setelah mengingat saran sang penerjemah tersebut, saya pun mempertimbangkan menulis dalam bahasa Indonesia dan ternyata lebih nyaman menulis dalam bahasa ibu kita sendiri. Setelah mencoba menulis teratur dalam bahasa Indonesia, saya tersadar bahwa saya pun tidak begitu ahli atau pandai dalam menggunakan bahasa Indonesia dalam dunia tulis menulis. Semakin saya mempelajarinya, semakin sadar bahwa saya banyak kekurangan ketika menulis dengan menggunakan bahasa Indonesia. Mungkin pendapat seorang filsuf yang menyatakan semakin dalam seseorang mempelajari sesuatu, semakin rendah hati dan sadar bahwa apa yang dipelajarinya selama ini masih dangkal.

Setelah mencoba menulis dalam bahasa Indonesia di platform blockchain Steem dan Steemit, timbul kekuatiran bahwa tulisan saya, nantinya tidak yang akan klik "vote", mengingat mayoritas pengguna platform ini adalah para "bule". Ketakutan ini sering muncul dalam pikiran saya, akan tetapi dengan naif saya tidak mengindahkan kekuatiran tersebut. Toh....! di Steemit yang dipentingkan adalah modal atau para investor kakap, sebagus atau sejelek apapun tulisan saya, selama saya bukan golongan dolphin atau whale tidak akan memiliki efek yang berpengaruh terhadap bobot atau jumlah vote yang didapat, the show must go on dan do it!. Toh siapa tahu, nantinya ternyata hasilnya lebih positif.

Dengan berpikiran seperti itu saya akhirnya mencoba menulis dalam bahasa Indonesia. Siapa tahu ternyata tulisan saya ini berguna atau setidaknya mendapatkan sambutan berupa komunikasi interaktif antar Steemian Indonesia yang nantinya bisa membuka ruang diskusi positif. Timbulnya komunikasi timbal balik secara interaktif inilah yang nantinya menjadi sasaran dalam tulisan saya. Yang mana nantinya membuat saya semakin terhubung dengan Steemian lainnya dan bisa menemukan tulisan-tulisan anak bangsa yang layak untuk dibaca. (hpx)


English translation

The Importance Making Article in Bahasa Indonesia


With trembling hands and a slightly bloated stomach I tried to write this article.


Comments 5


Sudah reblog yah ke ribuan follower.. :c) Terimakasih telah memvoting @puncakbukit sebagai witness anda.

14.10.2019 05:03
0

As a follower of @followforupvotes this post has been randomly selected and upvoted! Enjoy your upvote and have a great day!

14.10.2019 05:03
0

You got voted by @curationkiwi thanks to happyphoenix [La Piovra]! This bot is managed by KiwiJuce3 and run by Rishi556, you can check both of them out there. To receive upvotes on your own posts, you need to join the Kiwi Co. Discord and go to the room named #CurationKiwi. Submit your post there using the command "!upvote (post link)" to receive upvotes on your post. CurationKiwi is currently supported by donations from users like you, so feel free to leave an upvote on our posts or comments to support us!
We have also recently added a new whitelist feature for those who would like to support CurationKiwi even more! If you would like to receive upvotes more than 2x greater than the normal upvote, all you need to do is delegate 50 SP to @CurationKiwi using this link.

14.10.2019 07:11
0

This post has received a 3.13 % upvote from @drotto thanks to: @curationkiwi.

14.10.2019 07:15
0

Hi @happyphoenix!

Your post was upvoted by @steem-ua, new Steem dApp, using UserAuthority for algorithmic post curation!
Your UA account score is currently 4.741 which ranks you at #1587 across all Steem accounts.
Your rank has not changed in the last three days.

In our last Algorithmic Curation Round, consisting of 103 contributions, your post is ranked at #88.

Evaluation of your UA score:
  • Some people are already following you, keep going!
  • Try to show your post to more followers, for example via networking on our discord!
  • Try to work on user engagement: the more people that interact with you via the comments, the higher your UA score!

Feel free to join our @steem-ua Discord server

16.10.2019 18:55
0