The Diary Game - Sabtu, 10 Oktober 2020 #Menikmati Nasi Sate Apaleh


Tidur lebih awal ternyata sangat berpengaruh agar kita bisa bangun lebih cepat di pagi hari. Ini yang saya alami hari ini, ketika tadi malam mencoba tidur agak telat alias begadang akibatnya saya bangun kesiangan dan alarm dari smartohone pun tidak berfungsi dengan baik. Tubuh dan pikiran kita memerlukan istirahat yang cukup ya sahabat. Tubuh harus diberikan istirahat yang memadai supaya bisa aktif kembali dalam keadaan segar dan sehat esok hari. Kalau kita kurang istirahat di malam hari, tubuh kita terasa lemas dan tak bergairah saat bangun pagi. Nah sahabat semua, usahakan dan biasakan tidur lebih cepat mulai saat ini ya, karena efek nya pasti akan sahabat rasakan saat tubuh dan pikiran mulai menua.

Walaupun pagi ini agak terlambat bangun, namun kewajiban menjalankan ibadah shalat subuh tetap harus dilaksanakan. Kemudian baru melaksanakan lain yang sudah menjadi rutinitas kita sehari-hari. Akhir pekan yang menjadi hari libur bagi sebagian abdi negara tidak berlaku untuk para pendidik anak bangsa. Karena itu setelah sarapan pagi saya langsung menuju ke sekolah untuk melaksanakan tugas rutin. Mengecek guru yang melaksanakan tugas dalam jaring (daring) dan juga memastikan guru yang bertugas piket hari ini.

Setelah memastikan keadaan di sekolah aman dan berjalan sesuai jadwal, pukul 12.20 WIB saya menuju ke mesjid Al Mabrur Meunasah Mesjid untuk melaksanakan shalat dhuhur berjamaah. Ba'da dhuhur saya langsung meluncur ke rumah di komplek Panggoi Asri untuk makan siang dan istirahat sambil menunggu waktu pulang kampung sore ini. Akhir pekan seperti biasa saya mendapatkan giliran untuk pulang kampung dan melaksanakan tugas mulia sebagai anak yang berbakti.

20201010_170845.jpg
Sate yang sedang di bakar

Takkala jam telah menunjukkan pukul 16.30 WIB, bersama istri saya on the way menuju kota Matang Glumpang Dua. Sampai di Gurugok terasa perut ini mulai bernyanyi menandakan agar segera diisi. Perut ini seakan merasakan kalau ternyata kami sudah sampai di warung sate Apaleh. Mobil pun berbelok kiri dan langsung mencari tempat parkir yang nyaman.

20201010_171743_mfnr.jpg

20201010_171732_mfnr.jpg
Menikmati nasi sate Apaleh

Tak sabar hati ini melihat kepulan asap hasil pembakaran daging sapi yang diolah menjadi sate yang lezat untuk di santap. Kami memesan 1 porsi nasi putih dan 5 tusuk sate dan kali ini saya suruh potong kecil-kecil. Sementara pujaan hati memesan mie kocok spesial Gurugok yang sudah terkenal kenikmatannya. Untuk minum kami memesan teh panas dan jeruk peras hangat biar tambah segar. Untuk santapan sore ini kami harus membayar dengan harga total Rp 50.000 atau setara 3.57 SBD. Setelah membayar kami langsung melanjutkan perjalanan pulang menuju kampung halaman yang masih berjarak 15 km lagi. Lima belas menit kemudian kami sampai dengan selamat ke tujuan dan istirahat.

20201010_171028_mfnr.jpg
Mie kocok khas Gurugok

Terima kasih selalu saya ucapkan kepada @ernaerningsih, @anroja, @inwi, dan semua sahabat atas dukungan yang tiada henti.

Salam
By @fadlymatch


Comments 5


Postingan ini telah dihargai oleh @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info tentang Steemit dan kontes.

Anroja

10.10.2020 19:15
0

Jadi lapar lagi ,,,

onepercent

indonesia

affable

11.10.2020 03:17
0

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Manually curated by @jasonmunapasee

r2cornell_curation_banner.png
11.10.2020 04:58
0

Gimana bang??? Kayaknya udah berburu kuliner ya👍👍😁

11.10.2020 11:10
0

Saya susah move on dari kuliner @nazarul, hehehe

13.10.2020 09:23
0