The Diary Game || Rabu, 30 Desember 2020 || Rutinitas Saya


Hai steemian.
Kembali ke postingan saya hari ini. Apa kabarnya hari ini ? Saya berharap semuanya baik-baik saja tanpa ada yang kurang Satu apapun.

Sebelum saya bercerita lebih jauh, sebaiknya Anda menjauh. Maksudnya, menjauhkan pikiran-pikiran kotor tentang saya šŸ˜…

Pukul 06.00 WIB, saya bangun dari tidur. Bukan karena suara azan, tapi karena suara teriakan ibu saya yang cukup keras, saat ibu saya membangunkan saya untuk sholat subuh. Suara ibu yang terdengar nyaring membuatku melompat dari tempat tidur, lalu segera pindah ke sumur untuk menggosok gigi, dan berwudhu.

Usai sholat subuh, aktivitas saya perlahan berjalan normal seperti biasa. Pagi yang cerah menginspirasi semangat untuk terus berolahraga di lingkungan tempat tinggal saya.

IMG_20201227_170803.jpg

  • Pagi yang cerah

Pukul 09.00 WIB saya kembali beraktivitas. Pagi ini Helman tiba lebih awal di tempat kerja, dia berhasil mendapatkan bintang pertama pagi ini di depanku. Sesampainya di tempat kerja, Helman sedang menggambar pola kain tas Luna.

IMG_20201229_151041.jpg

  • Helman, rekan kerja saya tiba lebih dulu

Ketika saya akan mengejutkannya dari belakang. Tapi dia sadar lebih dulu, instingnya yang kuat sudah bisa menebak bahwa ada seseorang dibelakangnya, dan dia langsung berbalik, alhasil aku kaget. Akhirnya, tawa itu pecah dengan liar. Pagi ini saya mendapat tugas untuk mengerjakan tas ransel perempuan. teman-teman bisa lihat contoh tas berikut yang masih setengah jadi.

IMG_20201231_083520.jpg

  • Tas ransel yang akan saya kerjakan

Kenapa disebut ransel cewek ? Karena tas ini hanya digunakan oleh wanita. Saya sendiri belum pernah melihat pria memakai tas ini. Tanpa bermalas-malasan, saya terus merakit ransel ini sampai jadi. Butuh waktu sekitar 2 jam, akhirnya saya berhasil mendesain 5 tas ransel perempuan.

IMG_20201231_164526.jpg

  • Tas ransel cewek yang sudah siap pakai

Tas ransel ini dipesan oleh masyarakat Takengon yang akan dijemput sore ini. Setelah selesai mengerjakan ke lima tas ransel cewek, aku merasa haus. Kemudian saya istirahat dari rutinitas saya, dan mampir ke toko sebelah untuk minum. Saat saya berangkat kerja pagi ini, saya juga pergi dengan perut kosong alias tidak sarapan atau minum. Wajar jika saya merasa tidak berdaya sekarang, dan ritme jantung saya tidak berjalan dengan baik. Sesampainya di kedai kopi, saya langsung minta segelas hot coffe mix panas.

IMG_20201231_121301.jpg

  • Minuman yang saya pesan hot coffe mix

Tubuh langsung terasa lebih berenergi setelah menyeruput coffee mix panas tersebut. Kemudian saya mengeluarkan ponsel dari saku celana saya, dan membuka aplikasi Steemit. Kemudian saya melihat postingan yang dibagikan teman-teman saya, dan memberikan suara untuk serangkaian postingan yang berseliweran di beranda. Tidak jarang saya juga mengomentari beberapa postingan yang telah teman-teman bagikan, sebagai bentuk apresiasi saya. Saya melihat semua postingan sangat bagus, apalagi di dukung dengan gambar yang cukup menghibur dan memanjakan mata.

Pukul 13.00 WIB, suara adzan terdengar dari Menasah. Kemudian saya segera meninggalkan kedai kopi tersebut, karena harus melaksanakan sholat siang. Sekitar 5 menit dengan sepeda motor dari kedai kopi, saya sekarang sampai di rumah dengan selamat.

Matahari terus bergerak, diikuti dengan berlalunya waktu. Menjelang sore, atau sekitar pukul 17.30 WIB, saya memilih pergi ke pantai untuk melepas penat setelah hampir seharian penuh di ruang kerja berkutat menjahit. Setiap sore pantai tempat saya tinggal selalu ramai. Apalagi akhir-akhir ini banyak warga yang memasang jaring ikan di laut, karena saat ini sedang musim memancing kadra dan meuneng.

IMG_20201228_174741.jpg

  • Nelayan membawa jaring ikan

Pemandangan seperti ini kerap menjadi magnet bagi saya untuk menghabiskan sore hari di pantai, sambil menunggu malam datang. Saat matahari mulai meredup, semua pengunjung pantai langsung pulang ke rumah masing-masing, termasuk saya.

Pukul 19.30 WIB, saat sudah malam, aktivitas saya hanya sekedar bersantai di kedai kopi bersama sahabat. Kemudian sebelum jam 12 malam, saya sudah di rumah, dan menyelesaikan rangkaian aktivitas saya sepanjang hari dan menuangkan kisah hidup saya ke dalam buku harian saya.

Terima kasih saya ucapkan kepada:

@anroja

@ernaerningsih

@nazarul

@inwi

@sultan-aceh

Yang sebesar-besarnya, karena selalu membantu, mendukung dan terus memotivasi semua steemian.

Dan saya juga berterima kasih kepada semua steemian yang telah meluangkan waktunya untuk mampir di postingan saya.

Sukses untuk kita semua

@fackrurrazi


Comments 4


Hola @fackrurrazi, me imagino el cansancio para que comentes que te levantastes por los gritos, bueno acĆ” en mi paĆ­s las madres tienen esa costumbre jeje, que hermoso amanecer presentas en la fotografĆ­a, y los bolso quedaron encantadores, saludos.

onepercent

venezuela

31.12.2020 11:22
0

Hello friend, I don't know the meaning of your comment. please write in English

31.12.2020 14:55
0

Beware this is a fake account of @midiagam

01.01.2021 05:47
0

Halo @kogrop, komentar anda telah membuat orang berpikir macam-macam. Anda harus bisa buktikan, jangan asal komen, setelah itu anda kabur. Saya tunggu klarifikasi dari anda. Ini adalah akun pribadi saya @fackrurrazi. Kenapa tiba-tiba anda mengatakan ini akun palsu. Anda bisa lihat buktinya pada perkenalan saya sebelumnya. Akun ini saaya yang kendalikan sejak 2017 silam. Dan tidak ada sangkut paut dengan midiagam. Anda juga berkomentar yang sama pada akun ana07, dan mengatakan akun midiagam. Jangan buat kekacauan di sini, saya tidak ingin terlibat masalah dengan siapapun. Harap lebih berhati-hati lagi sebelum berkomentaršŸ˜”

01.01.2021 08:06
0