Proses Pembuatan Tikar Khas Aceh


IMG_20201214_145454.jpg

Lihat tikarnya cantik kan ? Usut punya usut, ternyata si cantik ini terbuat dari daun pandan. Tapi bukan daun pandan yang biasa dipakai untuk memasak ya.

Tikar cantik ini berasal dari pandan berduri atau pandan seukee. Tumbuhan ini biasanya tumbuh hingga ketinggian 610 meter, diatas permukaan laut. Di seluruh pantai, dan pulau kawasan Aceh Utara, dan Timur.



IMG_20201211_175424.jpg

Tanaman pandan atau di Aceh disebut dengan seukee, memang banyak jenisnya. Ada yang untuk bahan masakan dan untuk kerajinan. Pandan duri yang lebih besar adalah bahan utama membuat tikar. Pandan duri tumbuh liar di daerah pesisir.

IMG_20201211_175434.jpg

Tanaman ini mampu bertahan di tanah yang berkadar garam tinggi. Tidak roboh, walau terus menerus di hembus angin pantai. Jika ingin memetik daun, harus waspada, karena durinya itu banyak dan tajam. Biar aman, petik dari pangkal daun.

Ketika ukurannya mencapai 4 meter, batangnya akan tumbuh tunggal. Setelah itu dia tumbuh bercabang dengan tinggi rata-rata mencapai 10 meter.

IMG_20201211_175404.jpg

Makanya butuh alat bantu untuk mengambil daunnya. Tanaman berduri ini tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk tikar saja, tapi bisa digunakan untuk obat-obatan. Di Hawaii tanaman ini di gunakan untuk menyembuhkan saluran kemih dan pencernaan.

Cara Membuat Tikar Pertahap

Sekarang kita olah dulu daun pandannya, agar bisa di anyam. Potong sisi pinggir dan bagian tengah daun. Karena yang digunakan untuk bahan anyaman hanya bagian tengahnya saja. Sayat bagian tengah daun dengan alat bantu yang disebut jangka.

Untuk membentuk daun pandan, enggak perlu susah payah. Jika ada alat yang di ciptakan dan digunakan secara turun temurun. Terbuat dari bambu dengan ujung yang lancip, hingga siap digunakan. Daun pandan akan terbelah tipis-tipis sesuai ukuran anyaman. Tidak mudah yang terlihat, karena daun pandan teksturnya cukup keras, perlu tenaga yang lumayan untuk membelah daun pandan.

Nah, jika sudah terbelah, daun pandan dilenturkan dengan cara direbus untuk menghilangkan getahnya, lalu setelah langsung di jemur hingga kering. Daun pandan yang sudah kering langsung diberi pewarna dengan pewarna tekstil, atau kami orang Aceh biasa menyebutnya dengan malo, dengan cara direbus.

Sebelum di anyam menjadi tikar, terlebih dahulu kita pisahkan bagian tengah daun pandan terbagi dua. Daun pandan berduri ini biasanya memiliki panjang mencapai 90 sampai 110 cm, dengan lebar mencapai 4 cm.

Setiap warna dimasak dengan wajan yang berbeda, supaya warna tidak tercampur. Jemur kembali daun pandan yang telah diberi pewarna hingga kering.

IMG_20201211_113441.jpg

Sekedar info neh, kandungan selulosa pada daun pandan ini berkisar antara 83 sampai 85%. Katanya semakin tinggi kadar selulosa, maka kelenturannya semakin tinggi juga. Cocok sekali kalau dibentuk menjadi kerajinan.

IMG_20201211_113452.jpg

Sebelum dibentuk tikar, daun pandannya direndam selama 2 sampai 3 hari, supaya teksturnya tidak mudah rusak saat dibentuk. Selanjutnya proses perebusan daun pandan. Proses ini bisa membuat tekstur daun semakin lentur, sekaligus proses pewarnaan. Warna yang dipakai bebas kok, sesuaikan saja dengan warna favorit anda.

IMG_20201211_113512.jpg

Pandan aneka warna lalu di anyam, bentuknya tergantung selera, atau mengikuti pesanan dari pelanggan. Keahlian menganyam memang keterampilan yang diwariskan. Sejak kecil anak-anak sudah belajar menganyam. Jadi jangan heran ya, jika kualitas anyaman tikar dari Aceh Utara cukup di kenal. Warnanya menarik dengan corak yang khas.

IMG_20201214_145427.jpg

Daun pandan yang sudah direbus, langsung dijemur saja. Ini dia daun pandan yang sudah direbus dan diberi pewarnaan.

IMG_20201211_113530.jpg

atanya kekuatan daun pandan kering ini memiliki kekuatan tarik serat pandan mencapai 5 kg. Setelah itu langsung rangkai saja tiap helai daun pandan yang sudah kering.

Pada tahap ini warna dan pola tikar bisa ditentukan, biar hasil tikarnya cantik.

IMG_20201214_145328.jpg

Dulu tikar cantik anyam ini hanya digunakan dalam acara besar dan adat saja. Seiring perkembangan zaman, tikar cantik ini bisa digunakan dalam aktifitas sehari-hari. Ini dia tikar khas daun pandan Aceh Utara, bagus kan ? Siapa yang mau punya, lumayan bisa mempercantik ruangan rumah anda.

IMG_20201211_113715.jpg

Oh ya, keunggulan lain dari anyaman tikar dari Aceh Utara adalah, jika semakin lama, justru serat anyaman semakin kuat, di jamin awet. Motif yang khas dari tikar Aceh Utara berupa motif bintang berombak.

IMG_20201211_113627.jpg

Cocok dengan kawasan pesisir yang penuh bintang di tengah malam. Harga anyaman tikar pandan berkisar dari 80 ribu, hingga 150 ribu Rupiah, trgantung ukurannya. Harus dipesan dulu kalau berminat. Karena waktu membuatnya bisa membutuhkan waktu sekitar dua minggu.

IMG_20201214_145312.jpg

Sampai disini dulu perjumpaan kita hari ini, lain waktu disambung lagi. Mudah-mudahan bermanfaat.

Best Regards

@fackrurrazi

Bravo


Comments 0