Server sync... Block time in database: 1615391772, server time: 1669560577, offset: 54168805

#club100|Inseminasi Buatan (Artificial Insemination); Sebuah Teknologi Budidaya Ternak


photostudio_1649236681568.jpg

div.png

Hallo steemians
|
|-

Teknologi dan Ilmu Pengetahuan


Inseminasi Buatan (Artificial Insemination), Sebuah Teknologi Budidaya Ternak


Ternak merupakan sebuah komoditi yang sangat dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan protein hewaninya sehingga komoditas ini juga membuka peluang usaha yang menjanjikan bagi peternak. Selain konsumsi harian, Tradisi dalam masyarakat juga ikut meningkatkan pertumbuhan usaha peternakan ini. Dalam tradisi masyarakat Aceh ada beberapa kegiatan baik keagamaan maupun sosial kemasyarakatan yang dalam pelaksanaannya membutuhkan ternak sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari acara tersebut.


Ketika ada anak yang baru lahir, biasanya orangtuanya di sunnahkan untuk memotong kambing dan membuat kenduri yang dikenal dengan acara Aqiqah. Ketika mau menyunatkan anak laki-lakinya, orang tua yang mampu biasanya membuat Acara Sunnah Rasul yang juga memotong sapi sebagai menu dari acara tersebut. Begitu juga ketika mengadakan acara pesta pernikahan. Pada saat hari raya idul adha ada kegiatan yang dikenal qurban yang juga memotong sapi atau kambing.

Menjelang pelaksanaan ibadah puasa dan hari raya idul fitri serta idul adha juga diadakan kegiatan yang dikenal dengan meugang (punggahan) dimana masyarakat Aceh membeli daging di pasar dalam rangka menyambut hari-hari tersebut.

Kesemuanya itu menjadikan ternak khususnya sapi menjadi komoditas yang sangat layak dan menguntungkan untuk dijadikan usaha. Harga daging sapi khususnya pada hari-hari meugang cukup tinggi. Pada Meugang pada tanggal 1-2 April 2022 harga daging sapi yang di jual di pasar-pasar di Kabupaten Aceh Utara berkisar antara 160,000 IDR-180,000 IDR. Harga ini memberikan keuntungan bagi pedagang maupun peternak.

Usaha peternakan sapi ini sangat menjanjikan dari segi ekonomi sehingga masyarakat menjadikan usaha ini sebagai kegiatan untuk menambah penghasilannya. Bagi yang memiliki modal yang lebih banyak malah membuat usaha peternakan yang berskala lebih besar. Untuk usaha penggemukan sapi dengan modal membeli sapi jantan seharga 5-6 juta IDR per ekor dan digemukkan selama 6-8 bulan bisa mendapatkan keuntungan antara 6-7 juta IDR (sapi di jual dengan harga 11-12 juta IDR).

Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi telah dilakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan keuntungan dan juga efisiensi dalam pelaksanaan usaha peternakan, baik menyangkut manajemen usaha maupun dalam aspek budidaya ternak.

Salah satu inovasi yang sudah cukup lama dikenal adalah Metode Inseminasi Buatan (Artificial Insemination) yaitu sebuah metode mengawinkan sapi betina dengan bibit (straw) pejantan unggul dengan menggunakan teknik dan peralatan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan mutu genetik ternak. Dengan metode ini diharapkan akan lahir anak-anak sapi yang memiliki keunggulan dalam hal bobot badan yang lebih besar dan keunggulan-keunggulan lain yang diturunkan dari gen induk dan pejantan nya.

20220406_104519.gif

Proses Inseminasi Buatan pada sapi
|
|-

Sapi lokal (Sapi Aceh) memiliki beberapa keunggulan namun biasanya memiliki bobot yang lebih kecil dibandingkan sapi jenis Limousine, Brahman, Simmental, Belgian blue dan lain-lain sehingga dengan metode Artificial Insemination ini bisa meningkatkan kualitas sapi Aceh ketika dikawinkan dengan straw (bibit) pejantan unggul (bull) tersebut.


IMG20220406101009.jpg
|
IMG_20220406_165141.jpg

-|-

Bull yang Straw nya di gunakan untuk Inseminasi Buatan
|
|-

Beberapa keuntungan menggunakan metode Artificial Insemination (Inseminasi buatan) antara lain :
1. Dapat menghemat biaya karena peternak tidak harus memelihara sapi pejantan, cukup menggunakan bibit (straw) pejantan unggul yang bisa di lakukan inseminasinya oleh inseminator.
2. Metode Artificial Insemination ini juga bisa menghemat waktu. Cukup dengan memantau tanda birahi sapi betina, petani bisa menghubungi petugas (inseminator) untuk mengawinkan sapinya.
3. Bisa mencegah perkawinan sedarah (inbreeding) yang bisa merugikan karena inbreeding akan menimbulkan sifat resesif pada anak yang akan dilahirkan.
4. Akan mendapatkan anak sapi yang memiliki kualitas yang lebih baik sebagai akibat perpaduan sifat genetis dari induk dan pejantan yang di pilih.
5. Metode ini akan bisa mengatur jarak beranak (Calving rate) sesuai kebutuhan sehingga petani bisa membudidayakan ternaknya dengan lebih efisien.
6. Metode ini juga membantu mencegah penyakit kelamin dan gangguan reproduksi dengan penggunaan straw yang disuntikkan dalam alat kelamin betina (tanpa coitus).

Pelaksanaan Artificial Insemination (inseminasi buatan) ini dilakukan oleh petugas khusus yang telah dilatih yang disebut inseminator menggunakan beberapa alat dan bahan sebagai berikut:
1. Straw (bibit sapi)
2. Gun
3. Plastic sheet
4. Plastic Glove
5. Cutter
6. Termos

IMG20220406095640.jpg

Straw (bibit sapi) di ambil dari pejantan unggul (bull) dengan metode khusus dan dilakukan oleh sebuah lembaga yang disebut Balai Inseminasi Buatan (untuk Indonesia). Straw ini di distribusikan ke seluruh Indonesia untuk digunakan oleh inseminator dalam mengawinkan sapi masyarakat/peternak.

Straw ini disimpan dalam wadah yang disebut kontainer yang berisi N2 Cair agar bibit dalam straw tidak mati. Petugas Inseminator akan memindahkannya ke dalam termos kecil yang berisi N2 Cair untuk memudahkan penggunaannya di lapangan.

IMG20220406101853.jpg

Straw dalam kontainer berisi N2 Cair
|
|-

Adapun langkah-langkah dalam Artificial Insemination (inseminasi buatan) adalah sebagai berikut :

* Straw yang ada dalam container akan di bawa ke lapangan dengan menggunakan wadah termos berisi N2 Cair ketika ada laporan atau permintaan dari peternak bahwa sapinya menunjukkan tanda-tanda birahi.

IMG20220406095943.jpg

* Sapi diikat sedemikian rupa agar tidak bergerak liar yang bisa mengganggu proses inseminasi.

* Straw dalam termos diambil dan di lakukan proses thawing dalam air selama beberapa detik.

IMG20220406101412.jpg

* Petugas menggunakan plastic glove (sarung tangan) agar dalam memasukkan tangannya nanti ke dalam rektal bisa lebih mudah dan higienis.

IMG20220406100323.jpg

* Petugas mengambil Gun yang akan digunakan untuk memasukkan straw kedalam Uterus sapi betina.

IMG20220406095912.jpg

* Ambil straw dan masukkan pada gun IB

IMG20220406100452.jpg

* Potong ujung straw menggunakan cutter

IMG20220406101610.jpg

* Masukkan Plastic sheet

IMG20220406100650.jpg

* Lalu proses Artificial Insemination (inseminasi buatan) bisa dilakukan dengan memasukkan Gun ke dalam uterus di posisi bifurcatio cornualis.

1.jpg


2.jpg

* Untuk memastikan proses Artificial Insemination (inseminasi buatan) berhasil, biasanya penyemprotan straw ke dalam uterus diulang dua kali.


Dengan metode Artificial Insemination (inseminasi buatan) ini telah terbukti bisa meningkatkan efisiensi dan juga menghasilkan anak sapi yang memiliki kualitas yang lebih baik, bobotnya lebih besar dan berbagai sifat unggul lainnya sehingga petani peternak mendapatkan keuntungan yang lebih besar dalam menjalankan usahanya.

Dengan metode Artificial Insemination (inseminasi buatan) ini juga bisa meningkatkan populasi ternak sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat baik untuk konsumsi rutin maupun pada acara-acara yang merupakan kearifan lokal diatas.

Screenshot_2022-04-06-12-51-17-62.jpg

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat dan terima kasih telah membaca postingan saya ini.

Regards

@alee75

###

ABOUT ME


Comments 9